Posted by: sealee on: November 7, 2008
Dalam merumuskan objevtive, seorang praktisi PR berpegang pada operative goal (penjabaran yang lebih realistis atas operasi perusahaan yang biasanya bersifat jangka pendek), yang merupakan salah satu corporate goal selain official goal (isinya lebih umun dan idealis) yang biasanya disebut mission. Dimana corporate goal merupakan titik spesifik dari visi dan misi company.
Objective PR dapat didefinisikan sebagai suatu pernyataan tertulis dan jelas tentang hal-hal yang mesti dicapai pada bagian PR selama kurun waktu tertentu dan konsisten dengan objective perusahaan secara menyeluruh (overall company objectives).
Dengan kata lain, objective PR agar memperleh pegangan yang memadai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
Dalam menjalankan tugasnya, seorang PR juga dituntut untuk dapat mengelola stakeholers.
Stakeholders adalah setiap kelompok yang berada di dalam maupun di luar perusahaan yang mempunyai peran dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Yang biasa disebut kelompok penekan (pressure group).
Secara umum, stakeholders dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu :
2. Stakeholder Eksternal
Interest dan kepentingan beberapa stakeholders dapat kita jabarkan sebagai berikut :
Pemegang Saham => Prestasi Keuangan
Karyawan => Kepuasan kerja & gaji
Konsumen => Supervisi
Kreditor => Kualitas, pelayanan, lokasi dan harga
Komunitas => Creditworthiness
Pemasok => Kontribusi terhadap komunitas
Pemerintah => Transaksi yang memuaskan kepatuhan terhadap hukum
Recent Comments